Hitam dan pekat aku cicip setiap hari
Dikala pendar pendar lampu menyinari
Aku lebih memilih diam bersama sepi
Aku lebih memilih diam bersama sepi
Pekat, setiap hari menyapaku
Akrab kita berjalan beriringan
Akrab kita berjalan beriringan
Diam, adalah caraku berbicara
Diam memaknai berbagai kata kata
Diam memaknai berbagai kata kata
Lalu ku hilang ditelan malam
Bersama pendar pendar rembulan
Aku menemani setiap langkah kakimu
Bersama pendar pendar rembulan
Aku menemani setiap langkah kakimu
Akulah bayangan
Yang tak akan pernah lepas dari dirimu
Yang tak akan pernah lepas dari dirimu
Aku adalah refleksi jiwa
Refleksi amarah, canda, tawa dan juga air mata
Refleksi amarah, canda, tawa dan juga air mata
Aku lah bayangan, yang akan selalu ada untukmu hari ini,esok dan seterusnya..
Rina. 22 juni 2017. Watugong

